Senin, 27 Oktober 2014

1st time swimming

Kemare hari minggu ayah,ibu,kakak najwa(33m) dan adek qonita(4m) pergi berenang ke pemandian jokarto labruk kidul lumajang.

Ini kali pertama kita pergi berempat ke tempat rekreasi.alhamdulillah berjalan lancar meski tanpa rencana dan persiapan.

Kakak najwa tampak bahagia berenang sama ayah,sekitar satu jam kakak berenang. Ibu sama adek ngapain? Ibu nunggu dibungalau untung saja adek q bobok dan ga rewel.

Barang bawaan yg dibawa waktu berenang:
-baju ganti kakak,ayah,adek,ibu.
-sabun
-kantong plastik
-balon pelampung
-bekal sarapan kakak
-kue tp dikit
-bantal buat bobok
-minuman air putih

Barang yg lupa g dibawa
-makanan kurang
-kue juga kurang
-tikar
-termos air panas
-abis renang enaknya minum/maem anget2 lupa gak bawa teh anget ato pop mie

Sekian dulu laporan berenangnya.

Rabu, 22 Oktober 2014

Tentang najwa n qonita

Kehamilan kakak najwa
Waktu itu usia ibu 26 thn kurang 3 bulan.
Terakhir mens 11 mei 2011. Cuma coba-coba aja ditest soalnya klo serius ngetest hasilnya negatif terus.
Kehadiran kakak emang yg ditunggu2 eits si adik jgn cemburu yah..bukan berarti adik g diharapkan ama ayah ibu..ayah ibu sayang ama adek n kakak.

Ngomongin soal ngidam.waktu hamil ibu doyan bgt maem mie ayamnya cak rien di rungkut.ibu bela2in ke rungkut malem2 ama ayah.kadang sampai kehujanan,mana rumahnya jauh di ujungnya surabaya.
Segala macam bubur sukaaa bgt. Suatu hari titi n kukung datang hanya bikinin bubur suroan. Rasanyaaaa lezaaaatttt....
Ngidam yg trakhir otak2 bandeng. Ibu maem otak2 pertama kali waktu hamil kakak,jadi ketagihan.
Ada tragedi wktu usai makan otak2 sama ayah habis isya mo bobok perut ibu melilit sakitnya minta ampun,ibu kira ini kontraksi. Eh ternyata bukan. Cuma kbanyakan makan pedes aja.

Kehamilan adek qonita
-mens trakhir 15 oktober 2013 bertepatan hari raya kurban
-saat itu usia kakak 21 bulan dan masih nenen ibu
-Usia ibu 28 years 2 months
-usia ayah 34 years

Karena adek dilahirkan di kehamilan 8bulan, maka jarak antara adek dan kakak najwa 28 bulan.

Selasa, 21 Oktober 2014

Happy 4th monthvesary qonita

-Tengkurap sendiri , tapi ga bisa balik lagi, jadi harus selalu diawasi. 3kali ketahuan tengkurap waktu ibu lg pules bobok,syukur masih dibangunkan ya allah.
-Memutar badannya ke kanan kiri seperti kompas.
-gendul gendul jalan geser keatas,dengan kakinya buat menyokong,seperti apa contohnya,kelak tanya ama ibu ya nduk.
-Duduk tegak bila dipegang , tapi masih goyang belum stabil seperti duduk sendiri.
-Merespon dengan tertawa terbahak-bahak bila diajak bercanda .
-Teriak kenceng kalau lagi bahagia,
-Tahu situasi , ga suka ditinggal sendirian di kamar. Harus selalu ditemani dengan ngobrol,sebab kalau kita diam, dia malah nangis.klo ibu mandi pagi biasanya adek ibu tinggal sendirian.eh adek malah nangis.
-Bisa meraih mainan dan selimut lalu memasukan ke mulut
-pegangannya kuat,pegangan kutang ibu klo lg nen
-Bisa membedakan orang , mana keluarganya dan orang baru (kalau sama orang baru pasti dia akan bengong lama dan memperhatikan orang tersebut).

Kesimpulan saya, bayi itu pada dasarnya pintar, sama seperti dewasa bisa mengamati keadaan sekitarnya hanya saja tidak bisa menyampaikan dengan kata-kata.

Senin, 20 Oktober 2014

Inspirasi

Jika anak banyak dicela, ia akan terbiasa menyalahkan

Jika anak banyak dimusuhi, ia belajar menjadi pemberontak

Jika anak hidup dalam ketakutan, ia selalu merasa cemas dalam hidupnya

Jika anak sering dikasihani, ia belajar meratapi nasibnya

Jika anak dibesarkan dalam olok-olok, ia akan menjadi seorang pemalu

Jika anak dikelilingi rasa iri, ia tak akan puas dengan apapun yang dimilikinya

Jika anak dibesarkan dalam pengertian, ia akan tumbuh menjadi penyabar

Jika anak senantiasa diberi dorongan, ia akan berkembang dengan percaya diri

Jika anak dipuji, ia akan terbiasa menghargai orang lain

Jika anak diterima dalam lingkungannya, ia akan belajar menyayangi

Jika anak tidak banyak dipersalahkan, ia akan senang menjadi diri sendiri

Jika anak dibesarkan dalam kejujuran, ia akan terbisa melihat kebenaran

Jika anak ditimang tanpa berat sebelah, ia akan besar dalam nilai keadilan

Jika anak dibesarkan dalam rasa aman, dia akan mengandalkan diri dan mempercayai orang lain

Jika anak tumbuh dalam keramahan, ia akan melihat bahwa dunia itu sungguh indah

(saduran bebas dari puisi Dorothy Low Nolte, "Children Learn What They Live")

Sabtu, 18 Oktober 2014

Irt

:: IbuPendidikan ::
Di Jepang ada namanya “kyoiku mama” (ibu pendidikan) para ibu di Jepang rata-
rata tidak bekerja, tapi hanya untuk mendidik dan mengurusi anak2 mereka mulai
bangun, berangkat pulang sekolah, kursus, les, sampai tidur lagi, semuanya di
bawah didikan sang ibu.
Para kyoiku mama ini menanamkan kesopanan, kebersihan pada anak mereka,
rata2 mereka lulusan S1/S2. Mereka sekolah tinggi bukan untuk berkarier tapi
“mendidik anak” itulah karier mereka yang tertinggi.
Dan kemajuan ekonomi Jepang adalah karena ditopang oleh kyoiku mama ini
makanya tidak heran kalau orang Jepang itu disiplin, etos kerja tinggi, menjaga
kebersihan itu semua hasil didikan para kyoiku mama, sehingga sekolah hanya
untuk menstransfer ilmu saja.
Sementara “Ryousai kenbo” adalah slogan yang kembali digalakkan pemerintah
Jepang, istilah ini muncul di jaman restorasi Meiji dan banyak dianut keluarga
Jepang untuk mewujudkan keluarga harmonis ideal.
Ryousai: istri yg baik
Kenbo: ibu yang bijaksana
Intinya menyerukan bahwa wanita peran terhormat sebagai istri yang baik dan
bijaksana, pembagian peran alami sesuai fitrah antara perempuan dan laki laki.
Peran perempuan sebagai menteri dalam negeri dan motivator domestik rumah
tangganya dan peran lelaki jadi menteri luar negri keluarganya sebagai motivator
logistik dan publik.
Di Jepang peran ini kembali digalakkan karena sekarang perempuan memilih
melajang menjadi wanita karier sehingga presentasi pertumbuhan penduduk muda
usia produktif di negara mereka menurun.
Tentu saja kasus kekerasan remaja dan bunuh diri di Jepang pada usia sekolah
terus bertambah karena tidak terpenuhinya kualitas hubungan ibu dan anak yang
menunjang pertumbuhan emosi anak.
Jadi wajar pemerintahan Jepang sangat memberi tempat terhormat pada peranan
ibu rumah tangga yang berkualitas, karena kemajuan bangsanya kelak pun tetap
ditopang oleh kualitas ibu-ibu rumah tangganya sebagai pembentuk kualitas
karakteranak anak mereka.
Sungguh luar biasa, “ibu rumah tangga adalah profesi idaman” di Jepang.
Bagaimana dg kita? share yukk kepada teman-teman kamu yang wanita betapa
bangga nya menjadi seorang wanita

Copy from familyguide

Rabu, 15 Oktober 2014

Ya rob,aku sedang bosan..

Tak pantas rasanya aku menulis judul seperti itu.
Tp mo bagaimana lg emang kenyataanku aq sedang mengalami titik jenuh.
Sejak qonita hamil danlahir aq kembali ke kamal,jenuh bayanginnya harus bolak balik kewiyung dan kamal. Bayangin aja udah lelah apa lg pasca sc kewiyung untuk kontrol haduh sakitnya minta ampun.
Tapu tak apalah itu sudah lewat suda kujalanin dengan sebaik mungkin.

Sudah 3 bulan ini aku tinggal di kota asalku, berharap kembali aku sudah punya rumah baru. Biar gak jauh dari toko buku,taman bermain,dan sebagainya. Tp kenyatAan berkata lain. Aku g tau kapan aku punya rumah baru. Semua hanya janji cuma bisa gigit jari.

Sampai saat ini aku masih tinggal diklakah.alamak jenuh buanget. Gak ada enak2nya disini.
Tiap hari yang aku dengar kegaduhan suara kedua anak bulikku yang nakalnya minta ampun. kejorokan bulikku pipis pup dimana mana. Ya robb aku jenuh dengan semua ini.

Aku ingin hidup normal, hidupku udah normal, cuma sodara sodaraku yang hidupnya ga normal semua muanya yg imbasnya ke aku.

Aku harus mengalah selalu memahami yg ada didepan matAKU semua pemandangan yg g enak
dari kecil kenapa hidupku g pernah beres penuh dengan tekanan. semoga hanya ke aku amit2 jgn sampe ke kedua putriku.

#lggalau

Selasa, 14 Oktober 2014

2years 8months

Ulang bulan ~ 32bulan

apa kabar si kakak najwa. Berat kakak 11kg.
Bisa apa kakak. Nyanyi prosotan bersepeda nari morena g mau disuruh suruh.
Kakak najwa kok jd g bisa dibilangin. Maunya karepe dewe ya. Ini kelabilan si toddler. Semoga kelak kakak najwa lebih sayang ama adek.

Ibu sayang ama kakak najwa..

Imunisasi dpt2

Kemaren hari senin adek qonita imunisasi dpt2. Ibu sudah janjian ama bubidan ledok jam8 di balai ledok. Eh ternyata bubidan ga tepat janji. Bubidan membatalkan pertemuan secara sepihak. Hati ibu rada dongkol karena sudah sejam kami nunggu bubidan di balai ledok. Tp tak apa deh harus tetep sabar.

Akhirnya ayah punya inisiatif ngajakin suntik di puskesmas tunjung. Selama perjalanan dalam hati ibu selalu berdoa semoga hari ini ada jadwal imunisasi.

Sesampainya dipuskesmas alhamdulillah ada jadwal imunisasi. Ibu bersyukur sekali karena ada jadwal imunisasi. Supaya imunisasi adek tepat waktu.

Jam 09.30 adek disuntik, jam 10 nyampe rmh ledok, jam 10.30-15.00 badan adek panas kurang lebih selama 6jam badan adek anget. Jam 15.30 adek di seko oleh mbah uti. Malam harinya agak rewel lg karena badan adek panas.

Pagi hari lumayan rewel tidur harus nenen terus.
Tp mlm ini sehabis isya alhamdulillah adek udah bobok.

alhamdulillah diusia adek qonita yg ke 3,5 bulan adek sudah menyelesaikan imunisasi dpt2 polio2. Next tunggu bulan depan. Biar ga harap2 cemas terus tiap bulan.

Sekian dulu semoga bermanfaat.

Rabu, 08 Oktober 2014

Happy b'day ayah.

Selamat ulang tahun suamiku,ayahnya najwa qonita.
Semoga ayah selalu diberi kesehatan,rizki yg barokah,dan semua urusan ayah dimudahkan.
Umur ayah 35y,sudah tua ya ayah... hihi
Ibu,kaka najwa,ade qonita suaaaayaangggg ayah...
I love you ayah..

Jumat, 26 September 2014

Seputar cara penyimpanan asip

Www.bodymindsoulnutrition.wordpress.com/2012/09/18/step-by-step-penyimpanan-asip/

Itu referensi seputar asip

Jangan remehkan daya ingat bayi

Copy from www.mommisdialy.com

Jangan remehkan daya ingat bayi.
Kalimat ini terbersit dalam pikiran saya setiap kali Aksa, bayi saya
yang berusia 15 bulan, menunjukkan hal-hal yang baru saja bisa dia
lakukan. Saya sering melihat beberapa kiat bagaimana melatih memori
bayi. Kurang lebih intinya adalah mengajarkan sesuatu kepada bayi
secara berulang dan berpola . Kiat tersebut membuat saya flashback ke
hari-hari yang saya alami seminggu belakangan bersama Aksa.
Kejadian pertama.
Sekembali dari mudik, saya rutin membacakan tiga buku cerita
berbahasa Inggris yang saya beli di kota asal saya. Dari ketiga buku
tersebut, hanya satu yang berbentuk touchables dan flappy, alias
memiliki tekstur untuk diraba dan berjendela . Sengaja saya belikan
yang touchables dan flappy karena saya menganggap minat baca Aksa
tidak begitu tinggi. Sudah saya belikan beberapa buku dan
membacakannya, tetapi hanya sejenak Aksa bisa duduk manis di depan
buku. Selanjutnya, ia pergi meninggalkan saya, duh…
Dengan buku berjendela ini, ternyata reaksinya sedikit berbeda.
Ketika saya ajari cara membuka jendela dan meraba teksturnya, dia
memerhatikan dengan tekun. Hingga akhirnya dia fasih lift the flap
sendiri. Karena melihat dia tertarik, setiap hari saya targetkan untuk
selalu membacakan ketiga buku tersebut, entah itu siang, sore atau
malam. Pokoknya kalau ia terlihat mulai mengacak-ngacak rak buku
ayah ibunya (Aksa gemar menjatuhkan buku di rak satu per satu),
saya manfaatkan untuk membuka buku dan mendongeng.
Belum sampai seminggu, hasilnya sudah terlihat. Saat itu saya sedang
sibuk di dapur, Aksa juga sibuk bermain dan mondar-mandir sambil
bersuara. Tiba-tiba, situasi hening. Saya pun menengok ke belakang,
dan Aksa sedang membuka-buka buku sendiri dengan serius..! Tak
terkira senangnya hati ini, akhirnya Aksa mau membaca buku atas
keinginan sendiri. Dan, di sekitarnya pun tidak terlihat buku
berserakan. Artinya, Aksa sudah tahu buku apa yang ingin dia ambil
dan di mana letaknya.
Ternyata kegiatan berulang memang mudah diingat. Mungkin dulu saya
terlalu cepat putus asa ketika membacakan buku dan Aksa malah
melarikan diri dari saya dan main bola, hehe… Bisa jadi bukunya
kurang menarik, cara membaca terlalu datar, atau timingnya salah.
Sekarang Aksa sering menyodorkan buku flappy tersebut kepada saya,
tanda minta dibacakan :)
Kejadian kedua.
Beberapa hari lalu, Aksa mendapat hadiah sepeda dari omnya suami
saya. Tentu saja kami senang, karena stroller sudah tidak sesuai lagi
dengan kemampuannya sekarang. Karena jalan depan rumah banyak
lubang dan becek, saya masih “menahan” sepeda itu untuk dipakai di
rumah dulu saja..maklum barang baru, hehe..
Bersepeda di dalam rumah tentu saja tidak bisa melihat apa-apa, hanya
mendapat the sense of riding saja untuk Aksa. Akhirnya, sambil
mendorong sepeda tersebut, saya menyanyi, atau mengajak Aksa
bicara (a.k.a bercerita, karena Aksa belum bisa bicara).
Saat itu saya sedang lelah, maka sambil duduk saya tarik dorong Aksa
di atas sepedanya sambil mengucap “Se-pe-da” berulang-ulang.
Mungkin ada sekitar 15 menit saya mengucapkannya. Kemudian iseng-
iseng saya tahan kalimat saya, “se-peee…” dan Aksa ternyata
melanjutkan “daaaa..”.
Saya pun kembali takjub, karena selama ini Aksa baru bisa mengucap
kata ayah, owoh haijah (Allahu akbar), dan atuh (jatuh). Akhirnya,
selama 15 menit berikutnya, saya mengulang kata “sepe..” dan Aksa
melanjutkan “..daa”. Sampai akhirnya sesi bersepeda pun usai.
Keesokan harinya, ketika saya bercerita pada suami, suami pun
mengetes Aksa. Ternyata Aksa masih bisa mengingatnya! Pantas saja
ketika Aksa di rumah eyangnya, ia bisa mengucapkan
Allohuakbar..ternyata karena eyang putrinya melatihnya setiap hari
tanpa saya sadari..
Kini, saya lebih optimis dalam mengajari Aksa segala sesuatunya.
Selama ini tampaknya saya mengajarinya random things, pokoknya
berbicara tapi tak berpola.. Ujung-ujungnya jealous karena anak
sepupu sudah bisa ini itu sementara Aksa belum, hahaha…
So, don’t underestimate your kids’ ability… Kita tidak tahu, apalagi
keajaiban yang akan ditunjukkannya besok, lusa, dan seterusnya,
hanya karena ia melihat, mendengar, dan mengulang apa yang kita
ajarkan :)

Si adek 3 months

Adek udah umur 3 bulan. G trasa pipinya udah makin embem.
Sudah bisa apa adek :
Sudah bisa ngoceh, angkat baju dengan kedua tangan, maem bajunya dgn kedua tangan.
Klo bobok siang tetep mentil.
Alhamdulillah adek ga pernah sakit.
Oh ya bekas suntik bcg kmrn sudah jadi blendung merah.

Kamis, 18 September 2014

2mounths 3weeks

Si adek skrg sudah 2bln setengah.bagaimana perkembangannya. Sudah bisa miring kekanan n kekiri hampir tengkurab. Kalo ditengkurabin seneng bgt. Bisa muterin badannya dengan didorong oleh kakinya.
Alhamdulillah sekali setelah imun dpt badannya ga anget. Sehat terus ya sayang..
Ibu,ayah,kakak naj sayang adek qonita..

Selasa, 16 September 2014

Imun dpt 1

Tgl 15 september 2014 umur adek sudah 2bln lebih 2 minggu lebih 4hari.
Imunisasi dpt 1 badan adek qonit agak demam tp sebentar gak panas bgt panase cuma dikit.paginya disuntik rewelnya pas siang hari itupun karena bekas suntiannya sakit.mlmnya tidur sperti biasa.alhamdulillah ya allah...hamba diberi kemudahan dlm sgl hal.asi lancar.mlahirkan lancar.anak2 yg sehat.
Semoga slalu diberikan kelancaran seterusnya.

Adek qonita n kakak najwa

Ibu yg jahat

Hari ini tgl 13 september 2014 ulang bulan kaka naj yg ke 31. Knp sy beri judul ibu yg jahat? Waktu siang hari najwa mandi trus matanya kena sabun,nangis sejadi jadinya.apa ini emang salah saya karena saya kurang hati2.sampe ada adegan nangis kepiyer.maafin ibu ya kak ibu emang kurang tlaten apalagi denger adek nangis.apalagi kaka klo ngalem ama embah.sungguh ibu g suka.

Jumat, 12 September 2014

Aq n pliko

Umurku 2bln setengah.
Aq dah bisa linjak2 dgn kedua kakiku
Klo mo ngomong aq batuk2 dulu biar ibuku ktwa liat tingkaku...lalu aq triak..baaaaa

Senin, 08 September 2014

Aq n kakakku

Cuma mo share foto aja. 4foto itu kedua putri kecilku ketika masih baby.

Foto kakak najwa

Kakak najwa waktu blajar jalan.giginya masih 2 yg bawah.skarang umurnya hampir 31bulan.

Jumat, 05 September 2014

Baby qonita 2m

Usianya 2bln lebih 11hari. sudah bisa emut tangan kanan n tangan kiri. Klo pagi udah mo bobok dikasur.
Sudah ngoceh mmmmbbbaaáahhh....klo diajak ngobrol mulutnya jg sepertinya mo ngomong jg.